Cara mudah membuat Intro PKH
Intro video merupakan bagian awal yang mengambarkan tentang judul sebuah video yang kita upload.baik itu indentitas perkenalan, pemilik atau diskripsi sebuah konten video.
Membuat intro PKH di channel youtube seperti nya menjadi hal yang wajib bagi para pendamping PKH yang mempunyai video video berbagai kegiatan di lapangan. Baik itu perekaman video Kegiatan awal validasi, video kegiatan bulanan, video melakukan verifikasi fasdik dan faskes, maupun video-video kegiatan lainnya. Dengan adanya intro ini, video yang di buat nanti nya akan lebih berkesan dinamis dan tidak kaku dengan langsung ditampilkan video utamanya.
Cara mudah membuat video intro di youtube memang menjadi salah satu kata kunci yang sering di cari di dunia youtuber, baik itu para newbi atau pun para mastah yang sudah lama bermain editing video, berikut ini merupakan hasil editing video yang di lakukan oleh tim PKH Kabupaten Bireuen.
Bagi kawan kawan PKH Kabupaten lain yang ingin membuat video tutorial seperti ini bisa menghubungi tim kami untuk kami bantu buatkan secara gratis sesuai dengan nama masing masing wilayah PKH nya. WA 081290714337
versi pertama
versi kedua
versi ketiga
Semoga dengan adanya video intro ini bisa bermanfaat bagi kawan kawan semua.
Cara Mendapatkan PKH Program Keluarga Harapan
Program Keluarga Harapan merupakan salah satu program perlindungan sosial dari Kemensos RI. Program ini dilaksanakan dengan memberikan bantuan tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat namun dengan syarat-syarat yang sudah di tentukan oleh program.
Program Keluarga Harapan atau PKH sudah dimulai sejak tahun 2007 hingga tahun 2018 terus berkembang. Di kabupaten Bireuen sendiri program ini baru berjalan tahun 2012 dengan Jumlah kecamatan yang mendapatkan PKH di awal awal adalah 15 kecamatan. Kemudian pada tahun selanjutnya baru bertambah lagi kecamatan Peulimbang dan Pandrah sehingga total kecamatan menjadi 17 Kecamatan.
Seiring perkembangan program, berbagai kebijakan di pusat terjadi demi penyempurnaan PKH. Mulai dari pengembangan kategori PKH yang menerima dari Kategori SMP di tambah menjadi kategori SMA, kemudian selanjutnya dikembangkan lagi status penerima PKH yaitu komponen disabilitas dan lansia. Begitu juga dengan besaran nominal bantuan, proses pembayaran dan juga syarat komponen penerima PKH dari tahun ke tahun terus mengalami pengembangan. Hal ini semua berjalan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah anggaran yang tersedia untuk program PKH.
Adapun salah satu cara Mendapatkan PKH adalah memiliki kriteria sebagai berikut:
- Ibu hamil
- Ibu nifas
- Anak usia 0 – 6 tahun
- Anak usia SD
- Anak usia SMP/Sederajat
- Anak usia SMA/ Sederajat
- Disabilitas dan Lanjut Usia
Tugas dari pendamping hanya melakukan validasi data sesuai dengan data yang di terima dari pusat, dimana nantinya waktu melakukan prosesnya di lapangan pendamping berpedoman hasil croscek pada KK dan KTP serta mengumpulkan informasi lainnya ketika melakukan validasi. Lalu mengirimkan kembali ke operator. Operatorpun mengirim data itu ke pusat untuk diproses.
Jadi Cara Mendapatkan PKH salah satunya adalah calon peserta harus masuk dalam daftar Keluarga Miskin yang pendataannya adalah ketika Sensus penduduk oleh BPS serta beberapa survey kemiskinan lainnya. di mana dalam beberapa bulan terakhir ini juga sudah ada pendataan mandiri di masing masing kelurahan. Dari hasil Pendataan mandiri kelurahan ini Pemerintah dituntut untuk terus memperbaiki tingkat akurasi dan validitas data sasaran calon penerima program perlindungan sosial. Sehingga ke depan data calon penerima bantuan menjadi lebih tepat sasaran.
Berbagi Berkah, Pendamping PKH Bireuen Bagikan Imsakiyah Ramadhan 1439 H
Beberapa agenda dari kawan kawan pendamping PKH Bireuen di bulan Mei 2018 ini adalah mengadakan kegiatan pertemuan kelompok, Di dalam kegiatan yang di adakan setiap bulan itu, pada bulan yang penuh berkah dan maghfirah ini pendamping PKH juga membagikan beberapa Imsakiyah ramadhan yang telah di cetak oleh masing masing pendamping di setiap kecamatan.
Kegiatan pembagian ini di laksanakan 1 hari menjelang masuknya bulan ramadhan, yaitu bertepatan pada hari "Meugang" yang di lakukan di beberapa titik pembagian di setiap kecamatan.
Semoga dengan adanya imsakiyah ini bisa bermanfaat bagi KPM PKH yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk mengetahui jadwal puasa serta jadwal ibadah shalat lima waktu.
Berikut beberapa galery kegiatan yang termuat di dalam Kaleidoskop PKHbireuen.com
Kegiatan pembagian ini di laksanakan 1 hari menjelang masuknya bulan ramadhan, yaitu bertepatan pada hari "Meugang" yang di lakukan di beberapa titik pembagian di setiap kecamatan.
Semoga dengan adanya imsakiyah ini bisa bermanfaat bagi KPM PKH yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk mengetahui jadwal puasa serta jadwal ibadah shalat lima waktu.
Berikut beberapa galery kegiatan yang termuat di dalam Kaleidoskop PKHbireuen.com
![]() |
| Pendamping Kecamatan Pandrah membagikan imsakiyah ramadhan 1439 H / 2018 M. |
![]() |
| Pendamping Kecamatan Makmur, Daswani dan Subhan mengunjungi KPM untuk membagikan imsakiyah ramadhan |
![]() |
| KPM Kecamatan Peusangan menempelkan imsakiyah ramadhan di rumah salah satu anggota kelompoknya |
Anak KPM PKH Juara III Electrical Installation LKS-SMK Tingkat Provinsi
Anak PKH Jadi Juara “Electrical Installation” Berasal dari keluarga sangat sederhana tidak menjadi halangan untuk mengembangkan diri dan berprestasi. Hal itulah yang ditunjukan Tb Ach Hutomi siswa kelas 12 SMKN 2 Pandeglang. Tb. Tomi sapaan akrabnya mendapat juara III dalam kegiatan lomba kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (LKS-SMK) Tingkat Provinsi Banten ke XVII yang diselenggarakan pada 9 sampai 12 April 2018.
Tomi merupakan buah hati pasangan, Tb. Moh Nasrudin dan Acih berprofesi sebagai buruh tani, yang juga peserta penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Tomi anak ketiga dari empat bersaudara ini mengaku giat berlatih dan disiplin mengikuti instruksi guru mata pelajaran elektronik. Selain itu, semangat dan motivasi untuk terus belajar ia peroleh berkat dukungan keluarga terutama ibu.
Dalam kesempatan tersebut, Acih menyampaikan terima kasih kepada Program PKH. Acih mengaku sangat terbantu dengan adanya program PKH selain bantuan sosial yang diterima setiap 3 bulan sekali, tapi peserta PKH mendapatkan perhatian dan dukungan untuk merubah hidup menjadi lebih baik lewat syarat kewajiban sekolah bagi anaknya.
Sementara terpisah Kepala Seksi (Kasi) Jamsoskel pada Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, Budi Darma mengaku sangat bangga atas prestasi anak penerima manfaat PKH tersebut. Budi menyatakan, bahwa semua anak sekolah di Provinsi Banten memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dalam proses pembangunan.
Sumber berita
Tomi merupakan buah hati pasangan, Tb. Moh Nasrudin dan Acih berprofesi sebagai buruh tani, yang juga peserta penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Tomi anak ketiga dari empat bersaudara ini mengaku giat berlatih dan disiplin mengikuti instruksi guru mata pelajaran elektronik. Selain itu, semangat dan motivasi untuk terus belajar ia peroleh berkat dukungan keluarga terutama ibu.
Dalam kesempatan tersebut, Acih menyampaikan terima kasih kepada Program PKH. Acih mengaku sangat terbantu dengan adanya program PKH selain bantuan sosial yang diterima setiap 3 bulan sekali, tapi peserta PKH mendapatkan perhatian dan dukungan untuk merubah hidup menjadi lebih baik lewat syarat kewajiban sekolah bagi anaknya.
Sementara terpisah Kepala Seksi (Kasi) Jamsoskel pada Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, Budi Darma mengaku sangat bangga atas prestasi anak penerima manfaat PKH tersebut. Budi menyatakan, bahwa semua anak sekolah di Provinsi Banten memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dalam proses pembangunan.
Sumber berita
Perkuat Kordinasi, Koordinator PKH Hadiri rapat internal dengan Dinas Sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Biruen Drs. Murdani menggelar rapat internal untuk memperkuat kordinasi dengan lintas bidang di Ruang Kerjanya (Jumat / 18 Mei 2018). Peserta Rapat internal ini meliputi penjabat lama dan penjabat baru yang di lantik oleh Bupati Bireuen beberapa hari yang lalu.
Rapat yang di hadiri oleh kepala bidang kepala bidang di dinas sosial ini juga membahas Kegiatan Safari Ramadhan yang akan di gelar dalam minggu ini, dinama nantinya Pendamping PKH di setiap kecamatan juga akan di libatkan untuk kegiatan ini.
Koordinator PKH Kabupaten Biruen sangat mengapresiasi atas keterlibatan Pendamping PKH dalam kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini makin memperkokoh kembali hubungan dinas dan pendamping PKH.
"Kita akan mengikut sertakan pendamping untuk menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan dengan menunjuk masing masing 2 orang perwakilan dari setiap Kecamatan". ujar Korkab.
Dalam rapat internal ini juga di perkenalkan Kabid dan Kasi yang akan menangani bidang PKH Bapak Ilyas menggantikan pak Nazli yang menjabat sebagai Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Bantuan Sosial. Semoga dengan adanya pergantian ini, hubungan koordinasi makin lebih aktif berkomunikasi dengan pihak dinas dalam rangka menyelenggarakan kegiatan bantuan tunai PKH di kabupaten Bireuen. Kata Drs Murdani.
Keluarga Besar PKH Bireuen Ucapkan MARHABAN YA RAMADHAN
Keluarga Besar PKH Bireuen Mengucapkan MARHABAN YA RAMADHAN 1439 H
Marhaban yaa Ramadhan. Semoga di momen ramadhan yang sangat istimewaini dibukakan pintu berkah dan menjadi titik balik refleksi lebih baik ke depannya.
Yaa Allah , Di hari pertama awal ramadhan ini, Kami keluarga Besar PKH kabupaten Bireuen panjatkan Do'a ... Beri kan kami Kesehatan , Tawadhu' dalam Iman , keluarga yg bahagia , Rizki yg baroqah , serta terimalah amal ibadah kami di bulan maghfirah ini.
Marhaban yaa Ramadhan. Semoga di momen ramadhan yang sangat istimewaini dibukakan pintu berkah dan menjadi titik balik refleksi lebih baik ke depannya.
Yaa Allah , Di hari pertama awal ramadhan ini, Kami keluarga Besar PKH kabupaten Bireuen panjatkan Do'a ... Beri kan kami Kesehatan , Tawadhu' dalam Iman , keluarga yg bahagia , Rizki yg baroqah , serta terimalah amal ibadah kami di bulan maghfirah ini.
Aamiin aamiin Yaa Rabbal 'Aalamii
Pendamping PKH Bukan Malaikat
Bireuen, (13 Mei 2018) – Pendamping PKH
bukan malaikat, ini adalah istilah yang hendak diuraikan penulis dalam tulisan
satu ini. Mengapa demikian?
Seorang Pendamping PKH hanyalah seorang
manusia yang punya rasa dan juga cerita. Namun dalam perjalanan kisah hidup
banyak yang menjabarkan bahwa mereka punya hati selelmbut sayap-sayap malaikat.
Hal ini pula yang dituliskan Korkab PKH Kabupaten Bireuen Muhammad Faisal, ST dalam
puisi berikut ini :
“Bila
Aku, Kita”
Oleh
: Muhammad Faisal, ST
Bila
aku, kita
Aku
sedang berhenti
Kadang
kala diri ini terbeban juga
Maka,
Tegurlah,
bukan menghukum
Sayangilah,
bukan memfitnah
Maafkanlah,
bukan membenci
Mudahkanlah,
bukan menyesali
Jadi,
Ingatlah
aku
Bukan
menggila
Karena
diri ini masih lemah
Mudah
terlupa, mudah terluka
Dan
aku Cuma musafir
Yang
perlukan panduan
Untuk
meneruskan perjalanan…
Bireuen
12 Mei 2018
Puisi yang ditulis tangan oleh Korkab PKH Kabupaten Bireuen
Dalam puisi ini menyiratkan banyak makna
dan diantaranya yang penulis petik intisarinya adalah :
1. Pendamping PKH adalah seorang manusia
biasa yang dapat terluka hatinya laksana manusia lainnya.
2. Pendamping PKH adalah seorang manusia
yang memiliki jiwa sosial namun tidak terlepas oleh kekurangan.
Oleh karena itu, tegurlah kami bila
salah dan ingatilah kami bila ada kekurangan. Jangan hakimi kami tanpa ada
teguran…
Salam sejahtera,
Penulis,
Pendamping PKH Kecamatan Juli
Kabupaten Bireuen
PKH Jeumpa Menyapa, Anak PKH Harus Sehat dan Pintar
Bireuen, (13 Mei 2018) - Lamat2 sinar Mentari pagi ini menyapa dedaunan. Ia mengintip pelan2 dari balik ranting seolah tak ingin memberi porsi sinar yang berlebihan. Jadilah pagi ini itu; tidak terlalu panas - tidak terlalu dingin.
Disaat bersamaan, di sudut2 desa ini juga tersemat langkah2 mungil penerus bangsa memenuhi undangan.
Suatu undangan dari kami pendamping PKH untuk berinteraksi intens dengan mereka. Tepat pukul 9, tidak kurang dari 150 anak PKH telah hadir memenuhi undangan ini
Yaa, yang biasanya kami pendamping PKH hanya bertatap muka rutin dengan ibu2 mereka. Namun kali ini di event sederhana "PKH Menyapa" kami mencoba menyelami jiwa2 kecil harapan bangsa ini.
Agenda kami sangat sederhana, hanya bercakap2, bermain games, dan memberikan secercah harapan untuk mereka tidak takut untuk bercita2 tinggi.
Benar saja, langkah semangat mereka itu seolah membuktikan bahwa mereka pantas diselamatkan oleh bangsa mereka sendiri. Dari keterpurukan ekonomi, pendidikan, dan moral agama.
Benar saja, dari binar mata yang kami selami tadi. Seolah jiwa mereka dengan lantang berbicara bahwa mereka pantas menjadi harapan bangsa. Sebelum suatu saat, ketika mereka dewasa, mereka yang akan menyelematkan bangsa yang besar ini.
PKH Menyapa hadir untuk lebih memahami jantung tujuan dari program ini sendiri.Sebagaimana harapan dari Kordinator Program Keluarga Harapan Kabupaten Bireuen, Muhammad Faisal, ST yang ikut hadir memenuhi undangan acara PKH menyapa ini.
Menurut Korkab, Pendampingan pendamping PKH pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH tidak hanya mendampingi Ferivikasi,Pemutakhiran dan pencairan dana saja,namun karena di dasari oleh panggilan jiwanya mereka melakukan hal yang sangat positif seperti hari ini.
"PKH
Menyapa" merupakan awal dasar kepedulian sosial bagi anak- anak PKH dan
Non PKH di bidang pendidikan dasar dan pendampingan sosial bagi keluarga kurang
mampu" Kata Kordinator PKH Bireun. " Kata Kordinator PKH Bireun.
Penulis,
Fitri Arianza
Pendamping PKH Kecamatan Jeumpa
Kabupaten Bireuen, Aceh
Penulis,
Fitri Arianza
Pendamping PKH Kecamatan Jeumpa
Kabupaten Bireuen, Aceh
Rihlah Bersama Keluarga Besar PKH Bireuen
Rihlah bersama pendamping PKH Bireuen, Pihak DInas Sosial, dan Bansos sudah berlalu minggu kemarin, namun kesannya masih terasa sampai sekarang. Keakraban antara Pendamping PKH, dinas Sosial dan juga pihak Bansos begitu erat dalam acara makan bersama itu.
Makan bersama ini di ikuti oleh 117 pendamping PKH dari 17 kecamatan yang ada di kabupaten bireuen, Pihak DInas Sosial dalam hal ini di hadiri langsung oleh Bapak Drs Murdani, sebagai kepala dinas sosial bersama keluarganya. Kordinator Kabupaten, Kordinator Kecamatan serta Pendamping dan operator.
Kegiatan yang berlangsung di Laut Jangka pada hari kamis (10/05/2018) di ikuti antusias oleh seluruh kawan-kawan pendamping PKH dan juga kawan kawan pendamping Bansos. Persatuan yang selama ini terjalin dalam bekerja terlihat juga padu dalam tema "Silaturrahmi tanpa batas" ini.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bireuen, Muhammad Faisal, ST mengatakan, makan bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturrahmi antara Korkab, Korcam, Pendamping PKH, Operator PKH dan seluruh petugas bansos serta beberapa undangan dari dinas sosial.
Agenda utama dalam rihlah itu adalah Bakar ikan bersama ala jaman now :)
Bekerja bersama mempersiapkan ikan bakar yang akan dimakan, Terlihat kekompakan tim dalam mengerjakan pembagian tugas masing-masing, ada srikandi srikandi cantik mempersiapakn menu ayam bakar, ada juga pejuang pejuang sosial sebagai sang arjuna menghidupkan arang dengan api,dan lainnya.
Semoga kedepan keakraban ini terus terjalin sehinggga kekompakan dalam bekerja kedepan akan lebih baik.
Imsakiyah Ramadhan PKH Bireuen 2018
Sebentar lagi kita memasuki bulan suci ramadhan. Bulan Barokah dan Maghfirah ini menjadi momentum untuk beribadah kepada Allah SWT. Salah satu yang perlu kita siapkan selain persiapan fisik dan mental adalah mempersiapkan sebuah imsakiyah ramadhan. Imsakiyah ramadhan selalu menjadi secarik kertas yang di cari untuk mengetahui jadwal jadwal pelaksanaan ibadah puasa.
Khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM PKH Bireuen) pada tahun 2018 akan di dibagikan imsakiyah ramadhan dengan nuansa Keluarga Besar PKH Kabupaten Bireun. InsyaAllah kordinator masing masing kecamatan nanti nya akan membagikan imsakiyah ini secara gratis.
Semoga dengan adanya imsakiyah ramadhan bisa bermanfaat untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akses Meunasah atau mesjid nya agak jauh di pedalaman bisa mengetahui sendiri jadwal untuk melaksakan ibadah puasa, mulai dari waktu imsak, waktu shalat sampe waktu berbuka puasa. ini juga sebagai bentuk rasa cinta dan kesenangan pendamping PKH Bireuen akan hadirnya bulan suci ramadhan. Hal ini disampaikan oleh kordinator Pogram keluarga Harapan Kabupaten Bireuen, Muhammad Faisal, ST di sela sela kegiatan Family Gathering Pendamping PKH Bireuen di Laut Jangka.
Sumber jadwal yang digunakan berasal dari situs web resmi direktorat jenderal Bimbingan masyarakat Islam (https://bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsyakiyah) , dimana posisi jadwal yang kami buat ini adalah untuk wilayah Kabupaten Bireuen khususnya. bagi Kawan kawan jika ingin melihat jadwal imsakiyah wilayahnya bisa langsung menuju ke link situs resminya.
Untuk kawan kawan yang ingin menggunakan background imsakiyah ramadhan ini bisa mendownloadnya dengan cara menghubungi di no WA 081290714337. nanti akan di bagikan secara gratis dan kawan kawan bisa menyetting nya sendiri sesuai dengan jadwal imsakiyah wilayah masing masing.
Untuk kawan kawan yang ingin menggunakan background imsakiyah ramadhan ini bisa mendownloadnya dengan cara menghubungi di no WA 081290714337. nanti akan di bagikan secara gratis dan kawan kawan bisa menyetting nya sendiri sesuai dengan jadwal imsakiyah wilayah masing masing.
Nek Suh Lelaki Tua Renta Di Simpang Mulia, Pendamping PKH Mengunjunginya
Gubuk reot kekakayaannya seakan istana mewah
menunggu Malaikat Izrail menjemputnya. Namun apa di kata Allah belum
berkehendak.
Bireuen, (09 Mei 2018) - M.
Yusuf Puteh merupakan salah satu penduduk di Desa Simpang Mulia Kecamatan Juli Kabupaten
Bireuen dengan kondisi yang sangat memilukan. Mengapa tidak?
Di
umurnya yang lebih 70 tahun dengan kondisi sakit-sakitan dan tidak bisa
bergerak, ia harus hidup sendiri. Tidak bisa berjalan, hanya mampu bergeser
dengan posisi duduk, sungguh begitu sulit menjelaskan bagaimana keadaan pahit
yang di alami laki-laki tua itu. Sudah 5 tahun sakit berat, tak ada yang
mengurusnya dengan baik. Anaknya juga dengan kondisi yang dibelenggu
kemiskinan. Anak perempuannya adalah seorang janda yang punya 4 orang anak
sedangkan anak laki-lakinya dengan kondisi yang kurang sehat.
Selama
ini nek suh tinggal sendiri di gubuk yang tidak layak itu, sedangkan anak
perempuannya di bekas rumah sekolah yang menafkahi 4 buah hatinya dari
penghasilan Rp. 60.000 sehari. Sungguh saya bingung bagaimana menulis kisah
pilu ini, saya tidak tahu memulai cerita dari mana, hanya air mata yang
bercucuran ketika melihat nek suh di gubuk kayu yang tak layak huni itu.
Mungkin saudara-saudaraku sesudah melihat sendiri keadaan nek suh, saya yakin
juga akan bingung bagaimana menceritakannya, selain dari kata “Memprihatinkan”.
Mengapa
mata kita gelap terhadap kondisi di sekitar kita?
Mengapa
kita hanya fokus pada satu titik saja?
Mari
ulurkan tangan, bantu nek suh dari deritanya
Angkat
ia dari kesakitan dan mari kita sembuhkan ia dengan kebahagian…
Bagi yang ingin membantu dapat menghubungi ke kontak WA :
Fauzan : 08128888541
Pendamping PKH Kecamatan Jeumpa
Penulis,
Muhammad
Razanur, S.P
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
APA ITU PROGRAM KELUARGA HARAPAN?
Program Keluarga Harapan yang
selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat
kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga
penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak
tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan
Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti
cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi negara-negara
tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.
Sebagai sebuah program bantuan
sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak
untuk memanfaatkanberbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas
layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga
mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan
mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi
dan Nawacita Presiden RI.
Melalui PKH, KPM didorong untuk
memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan,
pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai
program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara
berkelanjutan. PKH diarahkan untuk menjadi tulang punggung penanggulangan
kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan
sosial nasional.
Program prioritas nasional ini oleh
Bank Dunia dinilai sebagai program dengan biaya paling efektif untuk mengurangi
kemiskinan dan menurunkan kesenjangan antar kelompok miskin, juga merupakan
program yang memiliki tingkat efektivitas paling tinggi terhadap penurunan
koefisien gini. Berbagai penelitian lain menunjukkan bahwa PKH mampu mengangkat
penerima manfaat keluar dari kemiskinan, meningkatkan konsumsi keluarga, bahkan
pada skala yang lebih luas mampu mendorong para pemangku kepentingan di Pusat
dan Daerah untuk melakukan perbaikan infrastruktur kesehatan dan pendidikan.
Penguatan PKH dilakukan dengan
melakukan penyempurnaan proses bisnis, perluasan target, dan penguatan program
komplementer. Harus dipastikan bahwa keluarga penerima manfaat (KPM) PKH
mendapatkan subsidi BPNT, jaminan sosial KIS, KIP, bantuan Rutilahu,
pemberdayaan melalui KUBE termasuk berbagai program perlindungan dan
pemberdayaan sosial lainnya, agar keluarga miskin segera keluar dari kungkungan
kemiskinan dan lebih sejahtera.
Misi besar PKH dalam menurunkan
kemiskinan terlihat nyata semakin mengemuka mengingat jumlah penduduk miskin
Indonesia pada tahun 2017 terjadi penurunan kemiskinan dari 10,64% pada bulan
meret 2017 menjadi 10,12% pada bulan September 2017 dari total penduduk atau
27.771.220 jiwa penduduk pada bulan Maret menjadi 26.582.990 jiwa penduduk pada
bulan September dengan total penuruan penduduk miskin sebanyak 1.188.230 atau
penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 0.58% (BPS,2017).
Sasaran PKH merupakan keluarga
miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir
Miskin yang memiliki komponen kesehatan dengan kriteria ibu hamil/menyusui,
anak berusia nol samapai dengan enam tahun. Komponen pendidikan dengan kriteria
anak SD/MI atau sederajat, anak SMA/MTs atau sederjat, anak SMA /MA atau
sederajat, dan anak usia enam sampai 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib
belajar 12 tahun. Sejak tahun 2016 terdapat penambahan komponen kesejahteran
sosial dengan kriteria lanjut usia diutamakan mulai dari 60 (enam puluh) tahun,
dan penyandang disabilitas diutamakan penyandang disabilitas berat.
KPM PKH harus terdaftar dan hadir
pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat. Kewajiban KPM PKH di bidang
kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, pemberian asupan gizi
dan imunisasi serta timbang badan anak balita dan anak prasekolah. Sedangkan
kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran
anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan
menengah. KPM yang memiliki komponen kesejahteraan social berkewajiban
memberikan makanan bergizi dengan memanfaatkan pangan lokal, dan perawatan
kesehatan minimal satu kali dalam satu tahun terhadap anggota keluarga lanjut
usia mulai dari 70 (tujuh puluh) tahun, dan meminta tenaga kesehatan yang ada
untuk memeriksa kesehatan, merawat kebersihan, mengupayakan makanan dengan
makanan lokal bagi penyandang disabilitas berat.
Penyaluran bantuan sosial PKH
diberikan kepada KPM yang ditetapkan oleh Direktorat Jaminan Sosial Keluarga.
Penyaluran bantuan diberikan empat tahap dalam satu tahun, bantuan PKH
diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
Nilai bantuan merujuk Surat
Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor
26/LJS/12/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang Indeks dan Komponen Bantuan
Sosial Program Keluarga Harapan Tahun 2017. Komponen bantuan dan indeks bantuan
PKH pada tahun 2017, sebagai berikut:
a. Bantuan Sosial PKH Rp.
1.890.000
b. Bantuan Lanjut Usia Rp.
2.000.000
c. Bantuan Penyandang
Disabilitas Rp. 2.000.000
d. Bantuan Wilayah Papua
dan Papua Barat Rp. 2.000.000
Info selengkapnya silahkan
klik http://www.pkh.kemsos.go.id/
Pendamping PKH Kecamatan Jeumpa Laksanakan Program PKH Menyapa

Bireuen,
(07 Mei 2018) – Desa Blang Rheum menjadi tempat
perdana pelaksanaan Program PKH Menyapa pada hari minggu tanggal 04 Maret 2018.
Program PKH Menyapa dilaksanakan sebulan sekali dengan tujuan memotivasi
anak-anak KPM untuk meningkatkan minat belajar dan memotivasi untuk mewujudkan
cita-cita. Meliputi anak KPM desa Blang Rheum, Blang Seunong, Paloh Panyang, Seuneubok Lhong, Kuta Meuligoe dari khort 2012 sampai 2018 yang dihadiri 100 anak KPM dengan jenjang pendidikan SD.
Kegiatan ini diawali dengan mengumpulkan anak-anak KPM di
Mushola Desa Blang Rheum dan Program PKH Menyapa adalah kegiatan belajar sambil
bermain. Para Pendamping PKH Kabupaten Bireuen sangat memahami bahwa tugas
mendampingi bukan hanya sebuah kaharusan tapi niat tulus yang dibarengi
keikhlasan nyata. Menjadi Pendamping PKH adalah anugerah yang sangat indah,
dimana tugas ini dapat menjadi ladang pahala.
Minggu, 06 Maret 2018 adalah pertemuan
kedua dari Program PKH Menyapa yang dilaksanakan dari jam 09.00 WIB s.d. 12.00
WIB. Pendamping PKH Kecamatan Jeumpa memberikan motivasi sambil bercerita
dengan anak-anak KPM. Kegiatan seperti ini patut diapresiasi dengan baik dan
mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat.
Dokumentasi Lengkap Program Menyapa di Desa
Blang Rheum Kecamatan Jeumpa



Anak-anak KPM sedang mendengarkan motivasi

Proses belajar sambil bermain
Proses belajar dengan pembagian anak KPM berdasarkan jenjang sekolah
Anak-anak KPM lagi berbaris untuk bermain game
Anak-anak KPM lagi dibagikan snack sama Pendamping PKH
Senyum bahagia adalah dengan berbagi kebaikan bersama anak-anak
Lagi diatur barisan untuk dibagikan kelompok belajar
Penulis,
Muhammad
Razanur, S.P
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
PENDAMPING PKH ADAKAN PERTEMUAN BULANAN DENGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KECAMATAN JEUNIB
Bireuen,
(07 Mei 2018) – Desa Dayah Baro Kecamatan Jeunib merupakan
tempat pertemuan bulanan yang dilaksanakan oleh Pendamping PKH wilayah Kecamatan
Jeunib. Para Pendamping PKH melaksanakan kegiatannya dengan tujuan untuk
melakukan koordinasi dan intruksi tentang perkembangan Program Keluarga Harapan
(PKH) yang akan datang. Dalam hal ini Pendamping PKH Kecamatan Jeunib Kabupaten
Bireuen didorong untuk memiliki akses dan
memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi,
perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program
perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan.
Adapun
KPM yang hadir pada pertemuan bulanan yang dilakukan oleh Pendamping PKH
Kecamatan Jeunib adalah KPM Desa Dayah Baro, Desa Blang Neubok, Desa Lueng
Teungoh, Desa Dayah Blang Raleu, Desa Dayah Baro, Desa Janggot Seungko, Desa Ulee
Gajah, Desa Mns Kota, Desa Keude Jeunieb Dan Desa Mns Blang. Pertemuan tersebut
KPM diarahkan untuk menjadi tulang
punggung penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program
perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional.
Pendamping PKH Kecamatan Jeunib yang
membuat pertemuan bulanan terdiri dari :
Bapak
Zulfadlurrazi, S.Pi, Bapak Muhammad Amin, S.Pdi, Bapak Syukris Ar. ST, Bapak Subhanuddin,
S.Pdi, Ibu Dara Ramadhani, S.P, Ibu Maryamah, SKM, Ibu Mutia Fajar, SKM dan Asrita,S.Pd
Pendamping PKH dan Balai Baca Menyikapi Tapak Tilas Anak Perbatasan Melalui Kegiatan Ransel Baca
Bireuen,
(06 Mei 2018) – Suka Tani adalah sebuah desa yang
terletak di perbatasan Kabupaten Bireuen dengan Bener Meriah dari arah selatan
pusat Kota. Sebuah desa yang sangat jauh akses jarak namun tidak tergolong desa
tertinggal. Desa Suka Tani merupakan kawasan lahan sawit milik swasta yang
sebagian besar penduduknya bermata pencarian buruh tani. Dibalik itu semua, ada
anak-anak desa yang bermain ceria. Menyikap tapak tilas anak perbatasan
memberikan kesan kusus bagi Koordinator Kabupaten PKH Muhammad Faisal, ST.
Pendamping PKH wilayah Kecamatan Juli Muhammad
Razanur, SP menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak terlepas dari kerjasama yang
baik antara Perangkat Desa Suka Tani, Keluarga Penerima Manfaat PKH dan atas
dukungan penuh dari seluruh masyarakat Desa Suka Tani. Kegiatan ini tidak
terlepas juga atas support dan donasi dari Sekolah Sukma Bangsa Bireuen,
Nusantara Sehat, Rumoh Baca Hasan-Savvas, Marleni Pendamping PKH Kecamatan
Jangka, Zulkarnaini Pendamping PKH Kecamatan Peusangan Selatan, Mirzal Pendamping
PKH Kecamatan Siblah Krueng, Marliana Pendamping PKH Kecamatan Juli, Muhammad
Faisal, ST Korkab PKH Kabupaten Bireuen.
Koordinator Balai Baca Rifqi Maulana
Idris memberikan ruang kerjasama kepada Pendamping PKH Kecamatan Juli untuk
menyukseskan kegiatan Ransel Baca di Suka Tani. Sejak tahun 2016, Balai
Baca telah menginisiasi Program Ransel Baca dengan tujuan peningkatan
kualitas pendidikan anak-anak di pedesaan atau perbatasan. Pada kegiatan tersebut pihaknya juga
menyalurkan donasi bantuan ATK untuk 70 orang anak desa peserta kegiatan Ransel
Baca.
Sementara
itu, Balai Baca menjadi inisiator utama dalam menggagas kegiatan kerjasama perdana
dengan Pendamping PKH Kabupaten Bireuen. Harapan yang ingin dicapai adalah
kesuksesan kegiatan. Dalam hal ini keterbukaan dari Pendamping PKH adalah menyambut
hangat kegiatan tersebut dengan dukungan penuh, dimana kegiatan ini dapat
menjadi program PKH kedepannya.
Penulis,
Muhammad
Razanur, S.P
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen Dukung Kegiatan Ransel Baca Di Desa Suka Tani
Bireuen,
(06 Mei 2018) - Sejak tahun 2016, Balai Baca telah menginisiasi Program Ransel Baca dengan tujuan peningkatan
kualitas pendidikan di pedesaan dan pedalaman Aceh. Kali ini Balai Baca memilih
Desa Suka Tani Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen yang tentunya mengalami
kesulitan akses dalam berbagai hal, apalagi akses buku bacaan. Memberikan akses
bacaan bagi anak-anak merupakan tujuan utama dari kegiatan ini, selain itu ini
juga diharapkan dapat meningkatkan perkembangan
literasi di Bireuen ungkap Koordinator Balai Baca Rifqi Maulana Idris.
Program
Balai Baca dalam Ransel Baca juga bekerjasama dengan Pendamping Program Keluarga
Harapan (PKH) Kecamatan Juli, Sekolah Sukma Bangsa Bireuen dan Nusantara Sehat.
Pada kegiatan tersebut pihaknya juga menyalurkan donasi bantuan ATK untuk 70
orang anak desa yang dihimpun secara terbuka dari masyarakat Bireuen.
Sementara
itu, Koordinator Kabupaten Bireuen Program Keluarga Harapan Muhammad Faisal, ST
yang dalam sambutan singkatnya menyampaikan suatu gerakan yang hebat dalam
mencerdaskan anak-anak bangsa. Seumur hidup saya tidak pernah belajar sambil
bermain dengan anak-anak desa, namun pada hari ini suatu kehormatan besar dapat
berkecimpung dan berbagi dalam kegiatan Ransel Baca yang digagas oleh Balai
Baca.
Ditambah
lagi dengan sambutan hangat dari Direktur Sukma Bangsa Bireuen Jamilah Akbar,
menyambut baik kegiatan tersebut. Dirinya mengatakan sangat mengapresiasi
gerakan literasi yang digagas oleh Komunitas Balai Baca itu.
“Sebuah
kebahagiaan Gerakan Sukma berbagi dapat bergabung dengan gerakan seperti ini,
apalagi bersama anak-anak muda yang peduli akan daerahnya,” katanya.
Disisi
lain, Sekdes Suka Tani mengatakan, kegiatan literasi tersebut terus
berkesinambungan dan berkelanjutan di desanya dan mengharapkan dengan
difasilitasi oleh Pendamping PKH Kecamatan Juli, kami dapat bekerja sama dengan
Balai Baca untuk membangun dan menjalankan Perpustakaan Desa yang nantinya akan
dimusyawarahkan dan dimasukkan kedalam RKPG.
Penulis,
Muhammad
Razanur, S.P
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen




























































