Gubuk reot kekakayaannya seakan istana mewah
menunggu Malaikat Izrail menjemputnya. Namun apa di kata Allah belum
berkehendak.
Bireuen, (09 Mei 2018) - M.
Yusuf Puteh merupakan salah satu penduduk di Desa Simpang Mulia Kecamatan Juli Kabupaten
Bireuen dengan kondisi yang sangat memilukan. Mengapa tidak?
Di
umurnya yang lebih 70 tahun dengan kondisi sakit-sakitan dan tidak bisa
bergerak, ia harus hidup sendiri. Tidak bisa berjalan, hanya mampu bergeser
dengan posisi duduk, sungguh begitu sulit menjelaskan bagaimana keadaan pahit
yang di alami laki-laki tua itu. Sudah 5 tahun sakit berat, tak ada yang
mengurusnya dengan baik. Anaknya juga dengan kondisi yang dibelenggu
kemiskinan. Anak perempuannya adalah seorang janda yang punya 4 orang anak
sedangkan anak laki-lakinya dengan kondisi yang kurang sehat.
Selama
ini nek suh tinggal sendiri di gubuk yang tidak layak itu, sedangkan anak
perempuannya di bekas rumah sekolah yang menafkahi 4 buah hatinya dari
penghasilan Rp. 60.000 sehari. Sungguh saya bingung bagaimana menulis kisah
pilu ini, saya tidak tahu memulai cerita dari mana, hanya air mata yang
bercucuran ketika melihat nek suh di gubuk kayu yang tak layak huni itu.
Mungkin saudara-saudaraku sesudah melihat sendiri keadaan nek suh, saya yakin
juga akan bingung bagaimana menceritakannya, selain dari kata “Memprihatinkan”.
Mengapa
mata kita gelap terhadap kondisi di sekitar kita?
Mengapa
kita hanya fokus pada satu titik saja?
Mari
ulurkan tangan, bantu nek suh dari deritanya
Angkat
ia dari kesakitan dan mari kita sembuhkan ia dengan kebahagian…
Bagi yang ingin membantu dapat menghubungi ke kontak WA :
Fauzan : 08128888541
Pendamping PKH Kecamatan Jeumpa
Penulis,
Muhammad
Razanur, S.P
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen
Pendamping PKH Kabupaten Bireuen










No comments:
Post a Comment